Mau cari Apa Loe bisa

Laman

Tampilkan postingan dengan label perasaan yang sama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perasaan yang sama. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Mei 2011

Kenapa Hanya Satu Kali


Tidak ada maksud menciptakan mendung dalam cerah nya langit Hari INi
Bukan badai yang ku inginkan tapi semilir angin, sepoi yang menyejukkan
Gejolak yang kini timbul bukan debur ombak tetapi buncahan perih
Mencoba menjadi optimis, tapi apa daya kepesimisan terlanjur mendaging

Ketika sebuah elemen menjelma menjadi cahaya
Ada percikan bara-bara yang menerangi relung hampa
Seketika hati ini kembali bersahaja dalam kehangatan dewa cinta
Membaur besama alunan musik surga yang membahana

Tapi tak pernah terpikir akan sebuah memori
Fragmen alami yang tak mungkin dihindari kehadirannya
Ia menguasai semua pintu bahkan celah yang tertutup rapat
Melalui partikel udara atau atom-atom yang bertebaran

Memori yang tak mengenal rasa, jika ia ingin ia hadir
Jelmaan kenangan baik atau buruk, bahagia atau sedih
Karena ia bukan sesiapa atau sesuatu, ia hanya fragmen hidup
Tidak dapat disalahkan juga dibenarkan, ia ada, entah buat apa

Kamu, sudah lama hilang dari hari hari saya
Kamu, telah jauh pergi dari mimpi dan harapan saya
Kamu, bukan lagi sosok bagi saya, tapi tiada
Satu yang tak mungkin hilang adalah nama, nama yang masih tersave di memory HP Saya
OMG ....Kenapa Hanya Satu Kali.....membuat banyak pertanyaan di fikiran saya
Ketika sebuah ketidaksengajaan mempertemukan mataku dengan Dering Itu
Detik itu juga, saya menangis kembali untuk kamu

Jumat, 06 Mei 2011

KeRinduaN Mendal@m


Perjalanan cinta yang ku jalani menempuh berbagai dilema
Kegagalan demi kegagalan sering terjadi
Manis nya cinta yang aku rasa hanya sekejap saja
Hati ku di amuk kerinduan ber panjangan
keresahan hati tak henti merangkul jiwa.
Aku hanya tumpuan dan tumpahan derita cinta-ingin aku merasakan kebahagiaan dalam cinta
Memadu kasih bercumbu mesra
Namun semua itu hanya penantian dalam impian

Berganti hari di titian waktu,meninggalkan selaksa impian yang tertunda.kelukaan dan kepedihan dalam dada kian saat kian merasuk menghempas aq dalam kepedihan yang berpanjangan

Hari itu kau pergi tinggalkan aku,tak lagi ku temui senyum mu,tak ku dengar lagi tawa manja mu,tak ku dapat lagi bisik rindu mu,kini tinggal ku sendiri lagi.berteman sepi,hari hari kembali ku rasa sunyi.betapa aku tersiksa oleh kerinduan ini.salah ku ku sadari,tapi mengapa tiada maaf dari mu,aku manusia biasa .tak lepas dari salah.ku terima semua putusan mu.tapi jangan aku kau siksa,menanti tanpa kepastian.bunga2 kini layu.berguguran dedaun nya.kini ku dalam kerinduan.

Ku coba merawat luka ku sendiri,dengan sisa2 cinta yang ku miliki,tapi tak jua mampu ,kelukaan yang ku alami teramat dalam.luka tertusuk belati cintamu.aq hanya mampu pasrah menanti waktu menjemputku, Untuk Cinta Yang Baru......

Senin, 02 Mei 2011

Pagi Ini Terasa KOSONG.... Kemana Aku Yang DULU...???


Ruangan ini terasa kosong,padahal ada beberapa orang di ruangan ini dengan segala canda tawa mereka. Tapi,tetap saja aku merasa sepi,merasa jiwaku tidak ada disini. Apa yang aku rasakan ini, kosong. Mataku nelangsa menatap komputer,jari-jariku sibuk bergerilya diantara huruf-huruf namun pikiranku…….jauh terbang tak menemani ragaku…

Hari-hari yang kulalui kenapa terasa berat,waktu terasa lama berjalan,detik demi detik aku nikmati dengan perasaan hampa saat aku ada di ruangan ini. Atau hanya diruangan ini aku merasa hampa????

Kemana aku yang dulu???????????

Senin, 18 April 2011

Permainan Rasa.......Kau Harus Bertanggung Jawab


Ada yang salah pada area berfikir di otak saya, ide yang fluktuatif berbenturan dengan persepsi yang datar-datar saja. Menghasilkan pola motorik yang tak menentu lalu membuat mood saya menjadi labil. Mungkin tampak seperti anak ababil (ABG LABIL).

Baru beberapa minggu yang lalu saya putus cinta, karena suatu sebab yang tak pernah masuk di akal saya. Yang saya tahu saat itu cuma 1, perpisahan adalah jalan terbaik untuk menyudahi fenomena 'menangis tiap malam' dalam hidup saya. Sedikit desperado lalu esoknya saya terbangun dengan mata bengkak dan sebuah perasaan yang luar biasa hebat. Seperti kehilangan beban 100 kg yang selama 7 bulan ini saya pikul. *Lebay mode : ON

Seorang teman saya -yang konon katanya bisa meramal- pernah berkata " Gw kok agak susah ya ngebaca emosi lo ketimbang temen-temen lo yang lain, bukan karena otak lo penuh tapi karena lo stabil. Gw ga tau peredam apa yang lo pake" well,,,well,,,hal itulah yang juga saya rasakan, setiap ada tekanan atau trigger sehebat apapun selalu saja ada 'makhluk' yang mampu meng-cover bentuk emosi yang seharusnya saya keluarkan. Membuat saya lebih baik memang, tapi sayangnya untuk beberapa saat kemudian semuanya akan menjadi 2x lebih parah.

Beberapa minggu ini saya terjebak pada permainan yang saya ciptakan sendiri, berawal dari sebuah keterasingan diri yang tersesat dalam kepesimisan dan keputusasaan. Lalu tercipta sebuah dunia yang dipenuhi cinta. Saya tahu saya sedang dicintai, tapi apalagi yang harus saya ungkapkan, karena jiwa ini masih kosong.

Tidak ada rasa di dalam sini tapi saya ingin terasa.
Tidak ada cinta di dalam sini tapi saya ingin mencinta.
Tidak ada harapan di dalam sini tapi masih ingin berharap.
Kekosongan ini bahkan tidak memiliki pintu untuk dimasuki apapun.

Demi Tuhan, seseorang harus mempertanggungjawabkan kematian ini, kematian rasa yang membuat saya mengabaikan sebuah ketulusan. Membuat saya tidak lagi bertoleransi pada hati dan semakin gemar mempermainkan rasa yang datang dengan CINTA.

~Saya ingin sekali dicintai seperti dalam dongeng para putri dan pangeran,,,terlihat begitu cantik dengan aura yang mempesona dan begitu serasi saat bergandengan. Berjalan bersama menuju altar kebahagiaan lalu bersumpah untuk setia selamanya~

Senin, 04 April 2011

Seandainya Kau Membaca Mimpi INi


Diantara kering kemarau yang penuh dahaga
Selalu saja aku merindukan setengguk air atau paling tidak fatamorgana untuk sekedar berharap
Ketika pasir-pasir masa lalu berkumpul menyentuh waktu
Aku hanya bisa terhempas bersama angin lalu tersesat dibalik bayang-bayang
Hidup dan mati sama saja, aku tidak lagi mengenal pilihan
Lalu kamu hadir dalam tidur, membawa cahaya berisi harapan
Betapa indah dan mempesona tak sedikitpun meragu
Uluran tangan yang berakhir dekapan membawaku hidup dalam duniamu
Puluhan ribu detik bertaut merangkai asa dan masa
Kesedihan yang bersimpul bahagia, atau airmata yang membawa realita
Duniamu mengajariku untuk bernafas dalam ruang hampa yang menyesakkan
Aku terbiasa menjadi putri dalam istana megahmu
Bukan cuma sekali kutemukan hitam atau abu-abu di celah ketulusanmu
Semua gugur ketika aku tersadar dirimu yang terindah
Hingga akhirnya sebuah denting membangunkanku
Menyadarkanku bahwa kamu adalah bunga tidurku
Lantas mengapa mimpi ini begitu indah?
Membuat aku kembali dahaga diantara kemarau panjang yang tak berujung
Sekarang aku Berjalan Di dalam Kesendirian & mencoba hanya mengenangmu....
Kehancuran ini.....Karena Cinta yang tulus.....
Aku Tertatih.........
Aku Terjatuh........
Aku Tak Sanggup.........
Aku Tak Mampu.......
Semua yang Pernah Kita Lewati,,,,,,,, Tak Mungkin Kudustai,,,,,
Aku Masih Menginginkan mu,,,,aiii.....